Diskusi Tentang Nasib Wartawan

pembicara-diskusi-ajib-landrad2.jpg

PEMBICARA  [dari kiri-kanan] Resmi Setia Milawati, peneliti perburuhan di Yayasan Akatiga, Bandung, Direktur Harian Umum Galamedia, Ridlo Eisy dan Santi Indra Astuti, Dosen Unisba, pendiri Radio Suara Unisba.

————————————————————–

Nasib Wartawan: Tanggung Jawab Sosial vs Tanggung Jawab kepada Perusahaan

Solidaritas Wartawan Bandung menggelar diskusi terbuka bertema “Nasib Wartawan: Tanggung Jawab Sosial vs Tanggung Jawab kepada Perusahaan” di Gedung Landraad Bandung [2 Februari 2008]. Diskusi ini bertujuan membuka persoalan-persoalan dunia kerja wartawan. Mulai dari persoalan perusahaan sampai PHK karyawan.

Dalam diskusi ini juga beberapa wartawan mengungkapkan pengalaman mereka di tempat bekerja. Suka dan duka.

Nasib wartawan Indonesia sampai saat ini masih dalam kategori, mengenaskan. []

————————————————————–

ridho-essi.jpg

Direktur Harian Umum Galamedia, Ridlo Eisy

hilmi-hatta2.jpg

BERBAGI. Ilmi Hatta, jurnalis video RCTI Bandung berbagi pengalaman yang pernah menimpa dirinya saat di PHK tahun 1983. “Sulit menggalang solidaritas saat itu,” kata Ilmi.

peserta2.jpg

PESERTA Sekitar 70 peserta diskusi berasal dari jurnalis, buruh dan LSM.

kenangan-dari-ketua-ajib2.jpg

TERTAWA. Ketua AJI Bandung, Agus Rakasiwi menyerahkan kenang-kenangan kepada pembicara.

statement-ajib2.jpg

Statement AJIB . “AJI Bandung menyayangkan proses PHK yang dilakukan tanpa berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat,” Ketua AJI Bandung, Agus Rakasiwi.

Teks/Foto : Frino Bariarcianur Barus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s