AJI : ‘UMR JURNALIS KOTA BANDUNG TIDAK LAYAK’

BANDUNG – Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Bandung menetapkan angka upah layak minimum jurnalis di kota Bandung sebesar Rp 3.538.797 untuk jurnalis lajang yang bekerja minimum satu tahun. Berbeda dengan di Jakarta yang mencapai Rp 4,1 juta.

Angka ini berdasarkan survey komponen dan harga kebutuhan hidup layak tahun 2008 termasuk kebutuhan menyicil rumah sederhana tipe 21.

Dalam menentukan data-data, Ketua AJI Bandung, Agus Rakasiwi, di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Minggu (19/10) mengatakan “Kami telah melakukan survey agustus 2008 dengan mewawancarai 20 wartawan lokal dari media cetak, televisi dan radio dengan status wartawan tetap, kontrak dan kontributor”.

Survey tersebut ada juga wartawan dengan sistem upah yang dihitung berdasarkan produktifitas berita per bulan. Upahnya dihitung Rp 10-20 ribu per berita.

Survey komponen hidup layak ini dilakukan dengan mengecek harga di pasar semi modern seperti supermarket kecil karena harga lebih stabil dibandingkan dengan pasar tradisional dan pasar lokal. “Upah minimum ini terdiri dari beberapa item seperti makanan minuman, perumahan, sandang, dan kebutuhan lain seperti peralatan kerja, peralatan mandi dan rekreasi” ujar Agus.

Pemkot Bandung sendiri telah menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2008 sebesar Rp 939 ribu sedangkan Pemprov Jabar menetapkan Upah Minimum Regional (UMR) jabar sebesar Rp 568.193. Nilai ini dinilai sangat kecil dan jauh dari kebutuhan hidup di kota Bandung.

Tak hanya Upah Layak Minimum, AJI Bandung juga menuntut perusahaan media menerapkan sistem kenaikan upah reguler yang memperhitungkan angka inflasi, prestasi kerja, jabatan dan masa kerja setiap jurnalis.

“Perusahaan media juga kami desak untuk memberikan jaminan seperti asuransi kesehatan, hari tua dan jaminan sosial bagi keluarga. Termasuk tunjangan keluarga setidaknya untuk istri sebesar 10 persen dari upah dan anak 5 persen dari upah untuk 2 anak” papar Agus.

Selain di Bandung survey tersebut juga dilakukan di kota lain. Diantaranya Medan, Lampung, Malang, Yogyakarta, Denpasar, Makasar dan Kupang. [DAS]

[sumber: http://tabloidalhikmah.wordpress.com/2008/10/22/aji-%E2%80%98umr-jurnalis-kota-bandung-tidak-layak%E2%80%99/]

Posted on October 22, 2008 by tabloidalhikmah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s